Wednesday, July 11, 2018

Tips Fotografi Murah dengan Satu Lampu dan reflektor

Ingin menghasilkan gambar yang menawan tapi dengan biaya yang minim? Jika ya anda bisa mencoba menggunakan tips berikut ini.

Aturan yang harus anda penuhi

Untuk menciptakan sebuah gambar portrait yang menawan anda tidak perlu mempersiapkan studio dengan biaya yang mahal, jika anda mengetahui kuncinya maka pengeluaran untuk menghasilkan sebuah studio yang profesional tidaklah mahal. Yang perlu anda siapkan dalam tips ini adalah 2 hal yaitu:

•    Key light

Key light merupakan sebuah sumber cahaya kunci yang merupakan sumber cahaya utama. Anda bisa menggunakan sumber cahaya dari lampu atau bahkan dari jendela rumah anda. Menggunakan lampu untuk sumber cahaya utama akan memberikan anda sumber cahaya yang lebih stabil dibandingkan dengan penggunaan jendela sebagai sumber pencahayaan utama.

•    Fill light
Fill light adalah sumber cahaya yang akan membantu anda untuk mengisi cahaya di tempat yang kosong. Sumber cahaya ini bisa anda dapatkan dari reflektor. Reflektor bisa anda tempatkan pada area yang berlawanan dengan sumber cahaya utama anda. Posisinya bisa diubah sesuai dengan hasil yang anda inginkan.

Tips dan trik membuat foto portrait dengan single source light
Setelah anda mengenal jenis sumber cahaya yang akan anda butuhkan untuk membuat studio, kini kita akan membahas mengenai tips dan trik yang bisa anda gunakan untuk membuat foto portrait sesuai dengan keinginan anda.

•    Gunakan cahaya dalam jarak dekat

Ketika anda ingin membuat foto portrait maka anda bisa memasang sumber cahaya dalam jarak yang dekat. Jika anda ingin mencoba trik ini pilihlah sumber cahaya dengan penampang yang besar atau memantulkan cahaya utama anda supaya cahaya yang dihasilkan menjadi lebih lembut.

•    Lakukan improvisasi mengenai peletakan reflektor
Salah satu yang perlu anda perhatikan ketika akan membuat foto portrait adalah melakukan improviasi pada saat meletakkan reflektor yang anda miliki. Hal ini merupakan hal yang sangat penting karena sedikit saja perubahan posisi pada reflektor akan sangat mempengaruhi pencahayaan terhadap objek foto dan membuat perbedaan yang mungkin akan lebih memuaskan bagi anda. Jadi jangan takut mencoba-coba! Anda bisa mencoba meletakkan reflektor pada jarak yang jauh atau mengubah angel dari reflektor anda. Bahkan pada sudut-sudut yang unik dan aneh. Anda bisa mencobanya, siapa tahu anda malah mendapatkan spot yang cocok untuk gambar anda.

•    Tidak punya reflektor?
Jika anda tidak memiliki reflektor maka hal ini bukan hal yang menghalangi anda. Anda bisa membelinya dengan harga yang murah atau bahkan membuatnya sendiri. Sebuah papan berwarna putih atau sebuah kertas dengan warna alumunium akan sangat membantu sebagai reflektor. Anda bisa menggunakan warna putih yang mulus atau bisa juga menggunakan warna-warna metalik. Anda bisa mencobanya dan melihat apa yang membedakannya.

Tuesday, July 3, 2018

Fotografi : Mengenai Aperture Yang Harus di Ketahui


Satu lagi hal esensial mengenai fotografi yang perlu anda kenali, ia adalah aperture. Apa itu aperture, apa fungsinya dan bagaimana menggunakannya? Berikut ulasannya.


Apa itu aperture?

Aperture adalah bagian dari kamera yang digunakan untuk mengatur besar kecilnya cahaya yang masuk dan digunakan untuk kamera. Aperture akan menentukan besar kecilnya pembukaan lensa karena sehingga akan mempengaruhi banyaknya cahaya yang masuk. Nilai aperture dimulai dari f/2.8, f/4 dan seterusnya.
Nilai dari aperture yang makin kecil artinya makin besar pembukaan lensa yang dilakukannya. Salah satu yang sering kali membuat orang bingung adalah besar kecilnya nilai aperture. Dalam ukuran aperture, makin besar angka pembaginya artinya makin kecil nilai aperturenya. Misalnya f/2 dengan f/22, nilai f/2 mungkin terlihat lebih kecil dibandingkan dengan f/22 tapi sesungguhnya nilai ini lebih besar di lihat dari pembukaannya. Aperture f/2 akan membiarkan cahaya lebih besar masuk dibandingkan dengan f/22. 

Hubungan DOF dengan aperture

Sesungguhnya tujuan dari penggunaan aperture adalah untuk mengatur DOF dari sebuah jepretan yang anda lakukan. Apa itu DOF? DOF adalah singkatan dari Depth of Field. DOF merupakan sebuah definisi dari lebarnya fokus yang akan anda ambil pada kamera anda. Makin besar DOF maka makin besar fokus yang akan anda ambil di kamera anda. Makin kecil DOF maka anda makin menyempitkan area fokus anda. Hasilnya akan ada bagian-bagian yang blur untuk gambar anda. Jika anda gemar memotret dengan latar belakang blur, maka anda perlu belajar lebih dalam mengenai DOF dan juga aperture. 

Lalu apa hubungan aperture dengan DOF? Hubungannya adalah makin besar aperture maka makin kecil DOF yang anda miliki pada hasil jepretan anda. Ketika anda mengatur kamera anda dengan aperture yang tinggi maka makin kecil area fokus yang akan dihasilkan sehingga membuat makin besar area blur pada frame jepretan anda.

Bagaimana penggunaannya?

Sebetulnya meski sudah dijelaskan masih banyak orang yang kebingungan mengenai besar kecilnya nilai aperture. Tapi jika anda langsung mencobanya anda akan akan lebih terbiasa dengan konsep besar kecilnya nilai aperture dan hasilnya. Sekarang pertanyaannya kapan anda harus menggunakan aperture yang tinggi dan aperture yang rendah?

·  Menggunakan aperture tinggi

Aperture tinggi artinya makin rendah DOF dan makin rendah nilai DOF maka fokus makin sempit sehingga area blur makin luas. Jenis penggunaan aperture tinggi ini akan sangat cocok jika anda gemar mengambil objek foto berupa benda atau ingin memfokuskan pada satu hal. Sangat cocok untuk anda yang hobi mengambil gambar dengan style makro.
·  Menggunakan aperture rendah

Nilai aperture yang rendah artinya nlai DOF-nya tinggi dan fokus makin luas. Jenis aperture ini akan sangat cocok jika anda gemar mengambil gambar landscape. Pemandangan atau sedang traveling? Jenis aperture ini akan sangat cocok untuk mengabadikan perjalanan anda.

Tuesday, June 26, 2018

Tips dan Trik Mengenai ISO dalam Fotografi


Salah satu hal penting dalam fotografi adalah mengenai ISO. Apa itu ISO dan mengapa ia penting? Berikut adalah ulasannya.

Mengenai ISO

Dalam dunia fotografi modern dan tradisional, ISO memiliki definisi yang cukup mirip. Pada dunia fotografi tradisional, ISO atau dikenal juga dengan ASA merupakan sebuah definisi sensitivitas sebuah film pada cahaya ia di hitung dengan skala angka. makin tinggi angkanya makin rendah sensitivitas film tersebut. Sedangkan pada dunia fotografi modern atau dunia fotografi digital, ISO dikenal sebagai ukuran sensitivitas dari sensor image. Prinsipnya juga sama, ia di hitung berdasarkan dengan angka dan memiliki prinsip bahwa makin rendah angka maka makin rendah sensitivitas perangkat foto fotografi terhadap cahaya. 



Pengaruh ISO untuk hasil fotografi pada cahaya yang situasi yang sama

Seperti yang disebutkan sebelumnya, mengatur ISO berarti anda mengatur kepekaan kamera anda terhadap cahaya. Makin rendah makin halus noise yang dihasilkan. Noise ini sebetulnya merupakan detail yang di tangkap oleh kamera berdasarkan pencahayaan yang di milikinya. Jadi makin rendah nilai ISO sebetulnya makin rendah juga detail yang akan anda dapatkan dari hasil jepret anda. 

Hukum mengenai pengaturan ISO tidak bisa di patenkan. Maksudnya tidak selalu ISO yang tinggi menghasilkan gambar yang baik karena detail yang dihasilkan lebih tinggi sedangkan ISO yang rendah selalu buruk karena menghasilkan gambar dengan detail yang kurang. Jika anda mengambil gambar pada waktu yang sama dengan pencahayaan yang sama rendahnya, maka menggunakan settingan ISO tinggi akan membantu anda menangkap objek lebih detail dibandingkan dengan ISO yang rendah. Sedangkan jika anda berada di luar ruangan dengan intensitas cahaya yang tinggi maka penggunaan ISO yang lebih rendah akan membantu anda menghasilkan gambar yang lebih baik. 

Kapan menggunakan ISO rendah dan kapan menggunakan ISO tinggi?

Diatas telah disebutkan mengenai pengaruh cahaya dan ISO dalam pengambilan sebuah gambar. Tapi penentuan penggunaan ISO tidak hanya ditentukan oleh hal itu. Hal lainnya yang perlu anda perhatikan adalah mengenai objek yang akan anda foto. Jika anda diminta untuk mendokumentasikan sebuah pertandingan dalam ruangan dengan objek pemain bola yang memiliki gerakan yang cepat maka penggunaan ISO yang tinggi akan membantu anda. Hal ini disebabkan karena tujuan foto anda adalah untuk menangkap moment dalam pertandingan dengan jelas dan detail yang baik. Tapi jika anda ingin menggunakan hasil foto untuk sebuah seni dimana anda tidak membutuhkan detail yang kuat tapi malah membutuhkan detail yang minim maka anda tentu akan lebih beruntung jika menggunakan ISO rendah. 

Lalu kapan anda menggunakan ISO rendah? ISO rendah akan sangat bermanfaat ketika sumber cahaya anda sangat dekat atau sangat terang. Penggunaan ISO yang rendah akan sangat membantu anda menghasilkan gambar yang lebih hangat.

Sunday, June 17, 2018

Beberapa Fakta tentang Pencahayaan dalam Fotografi


Sumber cahaya dan fotografi merupakan 2 hal yang sangat berkaitan. Untuk dapat mendapatkan foto yang maksimal, pastikan anda mengetahui beberapa hal tentang pencahayaan. 



Makin luas permukaan sumber cahaya makin lembut pencahayaan yang dihasilkan
Ketika anda menggunakan sumber cahaya dengan permukaan yang sempit, maka cahaya yang dihasilkan akan semakin kuat. Semakin kuat sumber cahaya maka makin besar kemungkinan munculnya bayangan. Sebaliknya, jika sumber cahaya anda memiliki penampang yang luas maka hasil cahaya yang dihasilkan lebih lembut. Makin lembut hasil cahayanya, maka kemungkinan munculnya bayangan main kecil, mengurangi kontras warna dan menekan tekstur yang dihasilkan pada gambar. 

Pengaruh jarak cahaya dengan objek
Satu hal lain yang perlu anda ketahui mengenai pencahayaan dan hubungannya dengan fotografi adalah mengenai jarak sumber cahaya dengan objek. Makin dekat sumber cahaya dengan objek maka makin kuat cahaya yang akan diterima oleh objek. Hal ini juga berlaku sebaliknya. 

Gunakan reflektor
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, sumber cahaya yang terlalu sempit akan menghasilkan cahaya yang terlalu kuat untuk objek. Untuk mengakalinya anda bisa menggunakan reflektor yang akan memancarkan cahaya ke objek. Gunakan reflektor yang lebar sehingga cahaya dapat terdifusi dan terpantul dengan lebih baik ke objek. Jika anda menggunakan reflektor cahaya yang dihasilkan untuk objek akan lebih lembut sehingga hasil jepret anda lebih memuaskan. Reflektor juga bisa digunakan jika anda ingin mendapatkan pencahayaan pada 2 sisi tapi hanya memiliki 2 sumber cahaya saja. Makin berkilau reflektor makin kuat pantulan cahaya yang dihasilkannya. Jika anda ingin cahaya refleksi yang lebih lembut, gunakan reflektor berwarna putih. 

Eksperimen dengan backlight
Selain pencahayaan dari depan, anda juga bisa menggunakan pencahayaan dari belakang. Pencahayaan dari belakang akan membantu anda mendapatkan siluet dari objek. Jika anda menggunakan backlight dan juga front light, anda bisa mendapatkan gambar yang terang dan fokus pada objek anda. Tapi jika anda tidak menggunakan pencahayaan dari depan maka anda akan mendapatkan gambar siluet yang mengagumkan. 

Cahaya memiliki warna meski terlihat “putih”

Satu hal yang perlu anda ingat mengenai pencahayaan, yaitu sebuah cahaya memiliki warna meski terlihat putih. Hal ini disebut dengan temperatur warna. Contohnya, pada pagi hari dan sore hari cahaya terlihat lebih kuning atau orange merupakan temperatur warna hangat sedangkan ketika anda berada di tengah hari cahaya putih akan terlihat lebih biru. 

Sebetulnya tidak ada benar dan salah dalam mengatur pencahayaan. Semua pengaturan mengenai pencahayaan ditentukan berdasarkan dengan hasil gambar yang anda inginkan. Jika anda ingin menghasilkan gambar dengan bayangan yang kental menggunakan cahaya yang dengan jarak yang jauh. Anda bisa mencari tips dan trik pengaturan cahaya jika anda menginginkan hasil tertentu.


Thursday, June 7, 2018

10 kamera Action terbaik pada tahun 2018

Dari Full HD hingga 4K melalui stabilisasi gambar, sensor aktivitas, dan pengeditan otomatis, kamera aksi terbaru menawarkan sesuatu untuk setiap jenis petualangan. Berikut adalah kamera aksi terbaik yang bisa Anda beli. Memilih kamera aksi yang tepat bisa jadi rumit. Ada ratusan kamera aksi di luar sana, mulai dari kamera aksi 4K dengan fitur lengkap hingga pilihan anggaran murah. Jadi kamera aksi mana yang terbaik untuk Anda - dan fitur apa yang Anda butuhkan?

Kami telah menguji ratusan model, dan kami percaya bahwa kamera aksi terbaik saat ini adalah GoPro HERO6 Black. Ini dikemas dalam video 4K pada 60fps, tahan air hingga 10 meter tanpa case dan menawarkan stabilisasi gambar elektronik juga.

Jawaban yang lebih panjang, meskipun, adalah bahwa pilihan yang tepat tergantung pada apa yang ingin Anda gunakan untuk. Jika Anda pembuat film khusus, Anda akan mencari kamera aksi 4K. Jika Anda penggemar olahraga ekstrem yang ingin merekam sebagian dari ski, bersepeda, atau urutan kayak, fitur seperti pengaktifan loop-rekaman dan hands-free akan sangat berguna.

Beberapa kamera aksi tahan air hingga 30 m langsung dari kotak, yang lain termasuk rumah tahan air, yang lain masih bahkan tidak tahan percikan. Model pricier menambahkan set data dari armada sensor, dari GPS dan percepatan ke suhu dan tekanan, sementara yang lain hanya menawarkan video Full HD. Salah satu perbedaan utama yang harus diperhatikan adalah frame per detik (fps) untuk 4K: sederhananya, semakin banyak frame, semakin halus hasilnya. Namun, sama pentingnya adalah aplikasi smartphone yang menyertai sebagian besar kamera aksi. Ini dapat bervariasi dari dasar hingga menawarkan pengeditan dan pembagian otomatis terbaru.

Untuk saat ini, GoPro adalah pemimpin pasar di hampir setiap area, tetapi produknya datang dengan harga tinggi. Bisakah Anda menghemat uang dengan membolos beberapa sopan santun? Yakin. Bahkan, Anda bisa menghemat 50 persen jika Anda senang dengan video dasar tanpa stabilisasi gambar atau teknologi baru yang mewah.

Apapun jenis petualang Anda, ada kamera aksi untuk Anda. Berikut adalah pilihan terbaik dari kamera aksi terbaik saat ini.

1. GoPro HERO6 Black



Apa yang tidak disukai tentang GoPro HERO6 Black yang menentukan genre? Ya, itu mahal, tetapi rekaman video 4K aksi kamera pada video 60fps sulit dikalahkan. Itu sebagian karena kinerja cahaya redup yang telah ditingkatkan dari HERO5 Black sebelumnya, dan beberapa stabilisasi gambar yang sangat baik untuk menekan goyangan kamera, meskipun ada banyak yang lebih disukai di sini daripada hanya kualitas video. Aktivasi suara berguna ketika Anda mendapatkan tangan Anda penuh, dan desain tahan air, tahan air - hingga 10m tanpa perumahan tambahan - membuatnya sangat bermanfaat. Begitu juga aplikasi smartphone Quik yang luar biasa, yang dilengkapi dengan fitur QuikStories yang secara otomatis mentransfer dan mengedit video untuk Anda. Dengan fitur yang berlimpah, GoPro HERO6 Black adalah kamera aksi terbaik.

2. Yi 4K+ Action Camera



Mereka yang menginginkan kamera aksi berkualitas terbaik biasanya pergi untuk model GoPro terbaru. Hanya ada satu masalah dengan itu: tag harga tinggi. Kamera aksi yang jauh lebih terjangkau dari Yi Technology ini memberi Anda hampir sama banyaknya dengan uang Anda. Misalnya, ada layar sentuh yang sedikit lebih besar daripada GoPro HERO6 Black, dan cocok dengan rivalnya dalam merekam cuplikan 4K di 60fps. Hasilnya detail, halus dan berwarna-warni, dan antarmuka pengguna sangat cepat dan super-sederhana. Ini tidak termasuk perumahan tahan air, juga tidak memiliki fungsi GPS, tetapi fitur-fitur tersebut, Yi 4K + adalah kamera aksi yang fantastis.

Saturday, May 19, 2018

Kamera Ponsel Terbaik 2018 Kamera Smartphone Android Terbaik

Kamera ponsel terbaik 2018: Kamera ponsel pintar Android terbaik yang dapat Anda beli saat ini. Cara membeli kamera ponsel terbaik untuk Anda. Megapixels bukanlah segalanya. Hal pertama yang perlu kamu waspadai adalah bahwa megapixel bukanlah segalanya. Anda akan melihat jumlah megapiksel yang tercantum di samping ponsel, tetapi itu bukan indikasi tentang apakah kamera ponsel bagus atau tidak. Megapixel yang lebih tinggi mungkin seperti bonus, tetapi sebagian besar bermuara pada teknologi di dalamnya.

Hal yang perlu Anda perhatikan?. Info yang tercantum dengan f / di depannya mungkin terlihat sedikit membingungkan pada pandangan pertama, tetapi banyak tentang kamera yang Anda pegang. Aperture f / 1.4 lebih besar dari aperture f / 2.0 misalnya. Ini akan lebih banyak cahaya masuk dan dengan demikian, potensi detail yang akan lebih besar.

Jangan lupa ukuran piksel dan sensor. Ukuran piksel dan sensor sama pentingnya dengan f-number. Singkatnya, ukuran setiap piksel individu (diukur dalam um) menentukan kualitas gambar. Tidak seperti aperture, lebih besar lebih baik ketika datang ke pixel dan ukuran sensor. Punya sensor kamera besar? Sementara ukuran piksel yang lebih besar memungkinkan lebih banyak cahaya masuk, berkinerja lebih baik dalam cahaya rendah.

Kamera ponsel terbaik di tahun 2018

1. Google Pixel 2

Google Pixel 2 memiliki kamera terbaik yang pernah kami lihat di ponsel cerdas. Menampilkan snapper belakang 12-megapiksel yang hampir sama dengan ponsel Google tahun lalu, Pixel 2 memiliki apertur f / 1.8 yang lebih luas yang memiliki stabilisasi gambar optik dan elektronik untuk pengambilan gambar yang sangat stabil.

Apertur yang lebar itu juga berarti kinerja cahaya-rendah Pixel 2 cukup menakjubkan. Dalam cahaya yang baik, Pixel 2 menghasilkan gambar dengan jangkauan dinamis dan saturasi warna yang luar biasa, sedangkan white balance jauh lebih akurat. Dan dengan Google meningkatkan kinerja algoritme pemrosesan HDR +, lebih cepat untuk menangkap gambar juga.

Pixel benar-benar menetapkan patokan fotografi smartphone baru, menjauhkan diri lebih jauh dari pendahulunya dan Samsung Galaxy S8 yang luar biasa.

2. Samsung Galaxy Note 8

Samsung Galaxy Note 8 adalah salah satu smartphone yang sangat mengesankan - dan itu termasuk kameranya. Note 8 juga mengemas tusukan pertama Samsung pada kamera ganda, dengan kamera sudut lebar 12 megapiksel f / 1.7 yang bekerja sama dengan snapper telephoto 12-megapiksel f / 2.4 di bagian belakang.

Jika Anda lebih tertarik untuk mengambil video, maka Anda akan sangat senang dengan Samsung Galaxy Note 8. Sederhananya, ia memiliki kamera video terbaik dalam bisnis ini.

3. Samsung Galaxy S8

Kamera belakang pada Samsung Galaxy S8 sulit dikalahkan.

Dengan S8, aperture lebar f / 1,7 berarti banyak cahaya mencapai sensor - membuat gambar yang sangat mewah dan detail. Tambahkan sensor dual-pixel baru Samsung, yang menyediakan piksel deteksi fase 100% untuk autofocus super cepat, dan S8 menghasilkan gambar berkualitas lebih tinggi daripada pendahulunya. Banyak detail dalam uji coba luar ruangan kami dapat diambil, sementara kecepatan rana 1/25 detik sangat sempurna untuk pemotretan dalam ruangan, cahaya rendah.

4. OnePlus 5T

Snapper belakang One Plus 5T menggabungkan satu kamera utama 16 megapiksel, f / 1.7 dan kamera lain, 20-megapiksel f / 1.7 tepat di sampingnya. Keduanya bekerja bersama-sama untuk menghasilkan foto berkualitas fantastis dan beberapa yang terbaik yang pernah kami lihat di perangkat dengan harga ini.

Sama seperti dengan iPhone 8 Plus, kamera 20 megapiksel membantu menghasilkan efek Bokeh seperti iPhone pada bidikan potret. Kualitasnya bagus, dan meskipun tidak di atas sana dengan Galaxy S8, itu sangat mengesankan untuk uang.

5. HTC U11 Plus

Kamera HTC telah terbukti mengecewakan di masa lalu, tetapi U11 Plus menempatkan yang benar dan beberapa kemudian. Demi uang, itu pasti di atas sana.

Bahkan di atas kertas, tampak bagiannya: kamera belakang adalah snapper 12-megapiksel dengan aperture f / 1.7 yang cerah, piksel 1.4um, autofokus piksel ganda, dan stabilisasi gambar optik. Hasil? HTC U11 Plus dapat mengambil gambar yang sangat tajam, bahkan dalam cahaya rendah.

Sunday, May 13, 2018

Daftar Kamera Terbaik Tahun 2018 yang wajib kamu miliki

Nah di sini saya akan mereview daftar kamera terbaru dan terbaik untuk pemula, fotografer pemula atau fotogrfer profesional, Nah saya akan berikan infomasi terbaru tentang kamear terbari di tahun 2018 dengan harga yang murah.


Ini daftar kamera terbaik :

1. Canon EOS 1300D

Canon EOS 1300D ini sangat cocok menjadi kamera pertamamu. tipe ini adalah telah dibekali fitur Wifi yang belum pernah diberikan kepada pendahulunya. Kamera ini menggunakan sensor ukuran APS-C 18 MP dan prosesor gambar DIGIC 4+-. dukungan ISO standard yang luas dari 100 – 6400 dan dapat diperluas hingga 12800

2. Nikon D5100

Dari segi desain, kamera ini terlihat elegan dan berkelas dengan dibekali bentuk yang pas saat digenggam. Keunggulan lain adalah terdapat pengolah gambar Expeed dengan respon hingga 4,5 frames per detik. dengan kualitas yang sangat tinggi saat perekaman film full HD. Resolusi 16,2 MP yang dimiliki oleh Nikon D5100 ini membuat hasil jepretan berkualitas tinggi.

3. Canon EOS 5D Mark IV

Kamera ini menawarkan kualitas foto sempurna. memiliki sensor full-frame CMOS beresolusi 30.4 megapiksel dengan tingkat senstivitas hingga ISO 32000. dapat menggunakan Canon EOS 5D Mark IV untuk beragam kebutuhan. Canon EOS 5D Mark IV  dilengkapi dengan teknologi Dual Pixel CMOS AF.

4. Nikon D5200

ikon D5200 memiliki sensor CMOS DX-Format dengan resolusi 24,1 megapiksel dan prosesor Image EXPEED 3. Sensor ini mampu memotret gambar dan merekam video yang tajam. prosesor Image EXPEED 3 dapat mengoperasikan fitur AutoFocus di sepanjang 39 titik A.

5. Nikon D5500

Layar LCD 3,2 inci kamera ini dapat diarahkan ke atas, bawah, samping, atau depan. Nikon D5500 dibekali dengan sensor CMOS beresolusi 24,2 megapiksel. Diberdayakan juga dengan prosesor pengolah gambar EXPEED 4. amera dengan berat 420 gram ini, dengan kecepatan 5 frame per detik, dengan menggunakan Nikon D5500 dapat dengan mudah dikirim ke ponsel cerdas Anda. ikon D5500 dapat digunakan untuk merekam video berkualitas tinggi (1920 x 1080p).